12 Desember 2008

Waktu yang setia

Waktu seolah berhenti di kotamu,
Dan ingatan masih tetap terpatri pada satu gambar,
Meski telah terseok seok aku memutar waktu ke depan,
Tapi nasib tidak berpihak baik padaku

Gambar ku .. adalah gambar yang kau pajang
Di suatu masa di mana kupu-kupu masih berbentuk kepompong
Harapmu.. adalah itu tidak akan terganti,
Karena kepompong masih lebih abadi
Dan kupu-kupu yang dapat terbang kapanpun membuat mu takut

Namun waktu adalah sahabatku
Setia menemaniku bermetamorfosis
Hingga akhir masa
Dan mungkin...
Di suatu masa ...
Gambarku yang terpajang tenang di kotamu
Akan lapuk dan tak kau kenali lagi,
dan akhirnya membuatmu menggantinya
dengan gambar yang tak lagi asing...

Aku bersama sang waktu ..
Tentunya akan tetap melukis berbagai gambar
Sambil menari dan bersenandung
juga terkadang berkalang sendu...
Dan itu indah...
Itu sempurna....

2 komentar:

Ipul mengatakan...

Sebuah kisah tentang waktu..?
tentang putaran waktu yang terus berputar dan meninggalkanmu..?

hmm..
ada waktu yang aku rindukan, sayang tak semua waktu bisa kita bekukan ya..?

Anonim mengatakan...

thanks Buddy,

Walau dia tak dapat di bekukan,
Waktu tetap meninggalkan jejak kenangan,
Dia akan selalu ada,
Karena dia memang setia,
Kau hanya cukup memejamkan mata,
maka gambar yang kau rindukan,
akan berpendar... samar namun ada